Tim 9 Siapkan Ijtima dan Pengacara Buat “Selamatkan” Bamus Betawi - KarawangPortal

Berita Terupdate Karawang Jawabarat

Breaking

Thursday, September 6, 2018

Tim 9 Siapkan Ijtima dan Pengacara Buat “Selamatkan” Bamus Betawi


KARAWANGPORTALCOMKeprihatinan terhadap kisruh Mubes VII Bamus Baetawi, 1-2 September lalu di hotel Twin Plaza terus berlanjut. Kali ini, suara prihatin itu datang dari kalangan ulama.

Sebuah tim, menamakan dirinya “Tim 9 Penyelamat Bamus Betawi” bakal menggelar “Ijtima Ulama dan Tokoh Betawi” se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) guna mencari penyelesaian terbaik atas kisruh yang terjadi di Bamus Betawi saat ini.
Dalam struktur kepemimpinan informal orang Betawi, ulama dan jawara memegang porsi dan peran penting. Ulama, biasa dipanggil Guru, adalah penasehat spiritual yang dihormati masyarakat Betawi yang dikenal religius.
Menyitir KH Munahar Muchtar, Ketua Tim 9  Penyelamat Bamus Betawi yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Barat itu, ijtima akan digelar sekitar minggu depan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.
KH Munahar menambahkan, tadinya Tim 9 berniat menyerahkan penyeleaian masalah ini kepada Majelis Tinggi Bamus Betawi, namun ia mendengar bahwa sebagian dari pengurus majelis tersebut “masuk angin”, sehingga diperkirakan bakal pasrah mengakui Lulung Lunggana sebagai Ketua Umum Bamus Betawi periode 2018-2023.
Padahal Tim 9 meyakini, hasil keputusan Bamus Betawi itu ilegal karena tidak sesuai AD/ART, dan diduga mengandung unsur rekayasa yang melibatkan Panitia Pengarah (SC) dan Panitia Pelaksana (OC).
Alhasil, masih menurut Munahar, setelah bersilaturahmi dengan mantan Sekretaris Majelis Tinggi yang juga Ketua Umum FBR H Luthfi Hakim, Tim 9 menyepakati diselenggarakannya ijtima, mengundang semua ulama dan tokoh Betawi di Jabodetabek.
Munahar menegaskan, ada empat target yang ingin dicapai dari ijtima tersebut, yakni:
1. Mempersatukan Orang Betawi dengan momentum Hijrah.
2. Jangan sampai orang Betawi terprovokasi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi.
3. Menjaga peradaban atau akhlak kepada orangtua.
4. Menjaga agar Betawi tetap utuh.

Tim 9 akan mendukung, apapun keputusan yang dihasilkan ijtima nantinya. Termasuk kemungkinan mengakui H. Lulung sebagai Ketua Umum, membuat organisasi alternatif di luar Bamus Betawi untuk menjaga marwah masyarakat Betawi, hingga meminta pertanggungjawaban SC dan OC yang dianggap berat sebelah dan tidak netral. Untuk yang terakhir ini, Tim 9 bahkan sudah menyiapkan tim lawyer jika diperlukan.
Mubes VII Bamus Betawi berujung kisruh, menyusul keputusan “aklamasi” menjadikan H. Lulung sebagai Ketua Umum baru Bamus. Keputusan yang digugat banyak ormas peserta, lantaran diambil setelah aksi walk-out sejumlah ormas besar pendukung Bamus. Belakangan, 50 perwakilan ormas berkumpul di sebuah resto di kawasan Ancol, Jakarta Utara, menyatakan bahwa Mubes VII Bamus Betawi batal dan tidak sah.

No comments:

Post a Comment

no coment spam no coment sara www.karawangportal.com