TEDDY GUSNAIDI Rizieq Shihab Maju Kena Mundur Kena - KarawangPortal

Berita Terupdate Karawang Jawabarat

Breaking

Wednesday, November 7, 2018

TEDDY GUSNAIDI Rizieq Shihab Maju Kena Mundur Kena

TEDDY GUSNAIDI  Rizieq Shihab Maju Kena Mundur Kena

KARAWANGPORTAL.COM - Maju kena mundur kena, itu judul film Warkop yang diperankan Dono, Kasino dan Indro. Kali ini pemerannya bukan Dono, Kasino dan Indro, tapi Rizieq, FPI, Hizbut Tahrir, GNPF, Alumni 212 dan tentu saja Prabowo-sandi. Film ini lebih lucu dari Dono cs, karena ini kisah nyata bukan cerita fiksi. 

Rizieq menyerukan demonstrasi atas pembakaran bendera Hizbut Tahrir. Mereka mengatakan yang dibakar itu bendera Tauhid, walaupun kalau ditanya apakah Tauhid punya bendera, mereka berlagak gak dengar dan gak baca, karena memang gak ada bendera tauhid.

Bahkan Rizieq dengan lantang menyerukan kepada kelompoknya untuk mengibarkan bendera Hizbut Tahrir baik di Media sosial maupun dilapangan. Seruan gagah berani ini tentu diikuti oleh kelompoknya. Tentu sebagai orang yang menyerukan Rizieq harus memberi contoh terlebih dahulu..

Tapi apa yang terjadi? Ternyata Rizieq ditangkap oleh Pemerintah Arab saudi karena diduga memasang bendera Hizbut Tahrir di rumahnya. Bendera yang dianggap terlarang oleh Pemerintah Arab Saudi. Rizieq digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa, terkait penempelan bendera Hizbut Tahrir

Harusnya Rizieq melawan dan mengatakan, memangnya kenapa saya atau siapapun menempel bendera tauhid!? Ternyata jawaban Rizieq tidak seheroik yang diharapkan, dia malah berkilah bahwa bukan dia yang menempel bendera Hizbut Tahrir dan dia tidak tahu. Ironis…

Tentu saja jawaban ini mengecewakan pendukungnya, Ternyata Rizieq tidak bernyali seperti yang mungkin mereka bayangkan. Dan tentu saja jawaban ini dianggap aneh oleh pihak arab saudi jika mereka tahu kalau Rizieq orang yang menyerukan memasang bendera Hizbut Tahrir.

Bagaimana orang yang menyerukan memasang Bendera Hizbut Tahrir tapi tidak memasang malah menganggap dijebak? Itu sama seperti guru bahasa inggris yang tidak bisa berbahasa inggris. Mustahil kalau ada guru Bahasa inggris tidak bisa Berbahasa inggris. Nah! semustahil itulah alasan Rizieq!

Jika Rizieq mengaku dia yang memasang bendera Hizbut Tahrir, maka dia bakal dieksekusi oleh polisi Arab saudi, Tapi kalau dia tidak mengaku, maka dia akan dianggap pengecut oleh pengikutnya, bahkan Rizieq dianggap mengamini bahwa bendera itu adalah bendera terlarang bukan Bendera Tauhid. 

Rizieq tinggal pilih, dieksekusi pemerintah saudi sehingga dia tetap dianggap heroik di Indonesia. Atau dia mengaku itu bendera terlarang dan bukan dia yang memasang walau dia akan dianggap pengecut di Indonesia, karena ucapan dan tindakannya berbeda. Tinggal pilih, mau yang mana?

Maju kena mundur kena, Mau dianggap pengecut atau mau dipenjara di arab saudi? Saran saya, Rizieq konsisten dengan sikapnya, Rizieq tetap bersikeras bahwa itu bendera tauhid. Kalau sampai dipenjara oleh Arab Saudi, itu bagian dari perjuangan, Jangan takut untuk menyatakan kebenaran. Iya kan? 

Jika Rizieq konsisten dan tidak jadi pengecut, tentu pendukungnya akan mendukung. Kalau sebaliknya, tentu akan mengecewakan pendukungnya. Kasihan pendukungnya, mereka menuruti perintah Rizieq, tapi Rizieq malah bersikap seperti ini.

Film Maju kena mundur kena, sudah tayang.. Mari kita saksikan bersama-sama secara live. Apakah rizieq akan konsisten dengan ucapannya atau mengkhianati ucapannya agar bisa bebas. Selamat menikmati.. 


TEDDY GUSNAIDI 
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

No comments:

Post a Comment

no coment spam no coment sara www.karawangportal.com