Ultah ke 75, HENDROPRIYONO Luncurkan Buku SPY SI (Sebagian Pengalaman Yang Saya Ingat)

BREAKING NEWS

Advertisement

Ultah ke 75, HENDROPRIYONO Luncurkan Buku SPY SI (Sebagian Pengalaman Yang Saya Ingat)

Tuesday, May 5, 2020

Ultah ke 75, HENDROPRIYONO Luncurkan Buku SPY SI (Sebagian Pengalaman Yang Saya Ingat)
Ultah ke 75, HENDROPRIYONO Luncurkan Buku SPY SI (Sebagian Pengalaman Yang Saya Ingat)

Tokoh intelijen nasional, Jenderal TNI (Purn) Prof Dr AM Hendropriyono genap berusia 75 tahun pada Kamis (7/5/2020). Peringatan tiga perempat abad kelahirannya yang berlangsung di tengah wabah covid-19, direncanakan akan ditandai dengan peluncuran otobiografi melalui media sosial.

Dari video yang viral sepekan terakhir di berbagai whatsapp group disebutkan bahwa, Hendropriyono akan meluncurkan otobiografi bertajuk “Sebagian Pengalaman Yang Saya Ingat” atau disingkat SPY SI besok di hari kelahirannya pada pukul 14.00 WIB melalui sejumlah akun pribadi; Instagram am.hendropriyono, Facebook edo7545, Twitter edo751945, Youtube AMHENDROPRIYONO75, dan website https://hendropriyono.id

SPY SI menjadi buku kisah hidup resmi (authorize biography) yang spesial karena ditulis sendiri oleh Hendropriyono, dan karena sosok penulisnya adalah tokoh berita yang kerap melontarkan pernyataan mengejutkan, SPY SI diyakini juga akan memberi kejutan yang mencerahkan, menyingkap sejarah yang belum terungkap.

Abdullah Mahmud Hendropriyono lahir di Yogyakarta pada 7 Mei 1945. Ia mengenyam pendidikan militer di Akademi Militer Nasional (AMN) Magelang (lulus 1967), Australian Intelligence Course di Woodside (1971), United States Army General Staff College di Fort Leavenworth, Amerika Serikat (1980), Sekolah Staf dan Komando (Sesko) ABRI (lulusan terbaik 1989 meraih anugerah Wira Karya Nugraha), serta KSA-VI Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional) di Jakarta (1996) dengan prestasi tertinggi.

Hendropriyono juga dikenal sebagai prajurit di medan tempur dengan keterampilan militer Para Komando, Terjun Bebas Militer, dan Penembak Mahir, berbagai kemampuan khusus pasukan elit yang diperolehnya saat menjadi anggota Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), yang sekarang menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Di luar bidang militer, Hendropriyono adalah sarjana administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi/Lembaga Administrasi Negara (STIA/ LAN), sarjana hukum lulusan Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), sarjana ekonomi dari Universitas Terbuka Jakarta, sarjana teknik industri Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) Cimahi Bandung dan program pascasarjana bidang hukum di STHM. Pada Juli 2009, Hendropriyono meraih gelar doktor filsafat di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dengan predikat cum laude. Puncak pencapaian akademis Hendropriyono terjadi pada 2014, saat ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Filsafat Intelijen Negara.

Di pemerintahan, Hendropriyono sempat memangku sejumlah jabatan strategis, sebagai Sekretaris Pengendali Operasional Pembangunan, Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan, Menteri Tenaga Kerja, dan terakhir sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Atas darma baktinya kepada bangsa dan negara, Hendropriyono dianugerahkan sejumlah tanda penghargaan, antara lain; Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma, Bintang Dharma, dan Satya Lencana Bhakti untuk luka-luka di medan pertempuran.

Di usianya yang memasuki 75 tahun, Hendropriyono masih mengabdi untuk bangsa dan negara, sebagai anggota Legiun Veteran RI, Ketua Senat Dewan Guru Besar Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) dan Guru Besar Tetap Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).


Featured Post

Skenario Ganjil Genap 24 Jam Diseluruh Jalanan Jakarta Berlaku di 25 Ruas Jalan

Skenario Ganjil Genap 24 Jam Diseluruh Jalanan Jakarta Berlaku di 25 Ruas Jalan KARAWANGPORTAL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI J...