Kisah PETRUS Penembakan Misterius 1983

BREAKING NEWS

Advertisement

Kisah PETRUS Penembakan Misterius 1983

Tuesday, June 30, 2020

Kisah PETRUS Penembakan Misterius 1983
Kisah PETRUS Penembakan Misterius 1983

KARAWANGPORTAL - PETRUS alias penembakan misterius adalah suatu operasi rahasia untuk menanggulangi tingkat kejahatan yang begitu tinggi pada saat itu. Bentuknya, berupa penangkapan dan pembunuhan terhadap orang-orang yang dianggap mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat khususnya di Jakarta dan Jawa Tengah.

Pelakunya tak jelas dan tak pernah tertangkap, karena itu muncul istilah PETRUS.

Menurut Soeharto, rakyat kecil telah dipersulit oleh sekelompok manusia jahat di beberapa daerah; mereka dirampok, diperkosa, dan lain-lain. Sementara polisi dan aparat keamanan lainnya boleh dikatakan tidak berdaya, sehingga suatu terapi kejut perlu diambil untuk menghilangkan atau paling tidak mengurangi kejahatan.

Ratusan orang jadi korban petrus. Pada tahun 1983 sekitar 532 orang tewas, dan 367 orang di antaranya tewas akibat luka tembakan. Setahun kemudian, tahun 1984,  ada sekitar 107 orang tewas, diantaranya 15 orang tewas ditembak. Tahun berikutnya, 1985, ada sekitar 74 orang tewas, dan 28 diantaranya tewas ditembak.

Para korban Petrus saat ditemukan masyarakat, dalam kondisi tangan dan leher terikat, dimasukkan ke dalam karung, kemudian ditinggalkan di pinggir jalan, di depan rumah, dibuang ke sungai, laut, hutan atau kebun.

Petrus dihentikan pada 1985 setelah ada tekanan dari dunia internasional.

Pada masa itu 1983-1985, banyak preman dan bromocorah yang tobat, untuk menghindarkan diri jadi sasaran petrus.

Diantaranya Dayat bin Karmo, seorang perampok bengis di kawasan Lampung. Ia berganti nama menjadi Jayus, dan ikut pengajian Warsidi di Talangsari, Lampung. Beberapa tahun kemudian Jayus menjadi salah seorang tokoh penting peristiwa pemberontakan di Talangsari bersama sejumlah anggota Darul Islam atau NII.

Featured Post

Pelaku Beberkan Peran Wanita SN yang Tawarkan Mahasiswi Diperkosa Bergilir

  KARAWANGPORTAL - Salah seorang tersangka pelaku pemerkosaan mahasiswi EA (23) secara bergilir di Kota Makassar, pria berinisial MF, mengu...