5 Ciri Perangkat Android Anda Terserang Virus dan Cara Mengatasinya

BREAKING NEWS

Advertisement

5 Ciri Perangkat Android Anda Terserang Virus dan Cara Mengatasinya

Sunday, July 5, 2020

5 Ciri Perangkat Android Anda Terserang Virus dan Cara Mengatasinya
TM5 5 Ciri Perangkat Android Anda Terserang Virus dan Cara Mengatasinya
KARAWANGPORTAL - Peningkatan jumlah smartphone saat ini, seiring dengan peningkatan jumlah serangan malware dalam smartphone. Cara terbaik menghindari infeksi pada smartphone adalah dengan waspada terhadap gejala-gejala virus Android ini.

Ada banyak jenis malware, seperti virus, adware, trojans, spyware, worm, dan ransomware. Program-program ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada perangkat Android mulai dari hilangnya data pribadi hingga kehilangan uang.

Virus dan worm dapat menyebar dari satu perangkat yang terinfeksi ke yang lain, sementara adware dapat menerbitkan iklan di layar perangkat dan mencoba memikat pengguna untuk mengekliknya.

Spyware dapat melacak aktivitas pengguna dan mengumpulkan data sensitif dari smartphone tanpa sepengetahuan dan persetujuan. Dilansir dari Tech Norms, Senin (6/7/2020), berikut ini lima tanda saat perangkat Android kemungkinan terserang virus dan cara mengatasinya:

1. Muncul pop-up secara tiba-tiba

Jika melihat iklan pop-up yang muncul secara tiba-tiba di layar perangkat, termasuk saat pengguna sedang tidak membuka aplikasi tertentu, itu merupakan salah satu tanda bahwa perangkat Android telah terserang malware atau adware.

Iklan pop-up yang muncul secara tiba-tiba itu akan menautkan ke situs web, hal ini dapat dikatakan bahwa pengguna tanpa sadar telah menginstal aplikasi dengan adware di perangkat.
Sebaiknya jangan mengklik iklan tersebut dan cobalah mengingat aplikasi terakhir yang baru terinstall, kemungkinan aplikai-aplikasi tersebut membawa adware ke perangkat. Setelahnya segera uninstall aplikasi tersebut.

2. Terjadi peningkatan penggunaan data

Ketika perangkat terinfeksi oleh bug berbahaya, itu akan menggunakan sumber data internet untuk menampilkan iklan atau mengirim informasi keluar dari perangkat Android secara diam-diam. Oleh karena itu, jika terjadi peningkatan penggunaan data yang tidak biasa secara mendadak, kemungkinan perangkat telah terinfeksi malware.

Buka Pengaturan perangkat dan pilih opsi Data untuk melihat aplikasi mana yang paling banyak menggunakan data di smartphone. Jika pengguna melihat aplikasi yang menggunakan data internet dengan tidak masuk akal, segera hapus instalan aplikasi tersebut.

3. Baterai cepat habis

Virus dan malware di smartphone menggunakan sumber daya perangkat untuk memicu infeksi. Oleh karena itu, jika terjadi pengurangan daya baterai secara tiba-tiba, kemungkinan itu adalah salah satu tanda bahwa perangkat telah terinfeksi.

Pengguna dapat membuka Pengaturan dan pilih opsi Baterai di smartphone untuk melakukan pengevaluasian dan melihat aplikasi mana yang menggunakan daya baterai paling banyak.

4. Panggilan telepon dan SMS yang tidak dapat dijelaskan

Virus dapat bereplikasi dengan menyebar dari satu perangkat ke perangkat lain melalui teks, email, dan lain-lain. Jika smartphone terinfeksi, maka perangkat tersebut dapat mengirim pesan aneh yang biasanya berisi tautan ke semua kontak pengguna.

Untuk mencegahnya, pengguna dapat menginstal program anti-virus untuk memindai dan membersihkan virus.

5. Perangkat menjadi cepat panas dan lambat

Virus dan malware di perangkat menggunakan sumber daya baterai untuk menyebarkan infeksi dan hal ini berdampak pada temperatur perangkat yang menjadi cepat panas. Tak hanya itu, smartphone yang terinfeksi malware juga memiliki kinerja yang buruk dan menjadi lambat.

Cara  yang harus dilakukan jika perangkat pengguna telah terinfeksi virus:

Aktifkan mode pesawat sehingga aplikasi jahat tidak dapat mengirim atau menerima data. Periksa aplikasi yang baru saja diinstal, aktivitas baterai, dan aktivitas data untuk mengetahui aplikasi berbahaya. Periksa ulasan aplikasi di Play Store untuk mengkonfirmasi apakah aplikasi itu adalah penyebab infeksi. Jika ya, segera copot pemasangan aplikasi.

Lakukan factory reset atau reset pabrik. Dengan memuat ulang perangkat, terkadang dapat menghilangkan kode berbahaya.

Instal program antivirus yang baik untuk memindai dan mengidentifikasi virus sebelum menghapusnya. Ada banyak aplikasi antivirus yang tersedia untuk Android di Google Play Store, pengguna dapat memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Featured Post

Lowongan Kerja Staf Dubes Kementerian Luar Negeri Pendaftaran Dibuka 1 Agustus

KARAWANGPORTAL -  Disalin dari halaman tribunnewswiki Lowongan kerja di Kementerian Luar Negeri dibuka. Kementerian Luar Negeri membu...