Notification

×

Iklan

Iklan

>

Konflik Palestina, AM Hendropriyono: Presiden Mengutuk Sudah Cukup, Masyarakat Urus yang di Depan Mata

Tuesday, May 25, 2021 | Tuesday, May 25, 2021 WIB Last Updated 2021-05-25T07:57:52Z

karawangportal
AM Hendropriyono: Presiden Mengutuk Sudah Cukup, Masyarakat Urus yang di Depan Mata

 

KARAWANGPORTAL - JAKARTA, Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) AM Hendropriyono menilai pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengutuk keras Israel, yang melakukan serangan terhadap Hamas di Jalur Gaza, dinilai sudah cukup.

 
AM Hendropriyono menyampaikan hal itu dalam wawancara ekslusif yang ditayangkan oleh TVRI, Senin (25/5/2021), yang bertajuk tentang peran Indonesia dalam ikut menjunjung perdamainan dunia.
 
Mantan Kepala BIN itu lebih jauh menyampaikan tentang sikap Indonesia sudah jelas mendukung perdamaian dunia.  Menjadi tugas eksekutif, Menteri Luar Negeri, dalam kaitan dengan politik luar negeri, termasuk urusan Palestina di PBB, sudah diurus.
 
Lebih lanjut, AM Hendropriyono memaparkan tentang pembagian peran antara pemerintah dengan masyarakat. Ada forum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang berbobot, sehingga telah terjadi gencatan senjata antara Israel dengan Hamas, berkat tekanan dunia internasional dan ditengahi oleh Mesir.
 
AM Hendropriyono pun mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih focus membantu masyarakat lain, yang tengah menghadapi persoalan Covid-19 dan merosotnya ekonomi masyarakat. Data menunjukkan hampir 50,000 orang meninggal dunia di Indonesia akibat Covid-19.
 
Banyak persoalan masyarakat yang harus dibantu di depan mata, seperti kasus di Riau. Tersebar di media sosial, atlet bolavoli Riska Ramadila (17) yang menderita tumor ganas sejak 2019 lalu, perlu dibantu oleh masyarakat.
 
Sampai-sampai ada yang membuat surat terbuka untuk Menteri Kesehatan, karena Riska Ramadila terlahir sebagai anak perempuan dari keluarga miskin mengalami kesulitan mengurus birokrasi BPJS.
 
“Tugas masyarakat, ya masyarakat menolong masyarakat kecil, tugas elite masyarakat untuk mengurus yang di depan mata, di negeri sendiri,” kata Hendropriyono. (niko).***kilat.com***
 
 
 
×
Berita Terbaru Update