SEJARAH REPULIK KUBA DAN CHEGUEVARA

Advertisement

SEJARAH REPULIK KUBA DAN CHEGUEVARA

Thursday, March 26, 2020


SEJARAH REPULIK KUBA DAN CHEGUEVARA
SEJARAH REPULIK KUBA DAN CHEGUEVARA
Pernah makan buah semangka? Kulitnya hijau, buahnya merah.

Ketika disebut nama Republik KUBA, alam pikiran kita akan terhubung dengan paham komunis, sebagai ideologi negara. Apa hubungan Semangka dengan Kuba? Paham komunis bisa menjadi ideologi Republik Kuba, karena mereka menerapkan ilmu semangka.

Tahun 1959 Fidel Castro menggulingkan Fulgencio Batista. Sebenarnya, sejak itu Kuba mulai menjadi negara komunis. Namun Castro menyembunyikan paham Marxis-Leninis yang dianutnya.

Kata Castro: “Andai saja kami berterus terang kepada rakyat bahwa kami Marxis-Leninis sewaktu masih di pegunungan Sierra Maestra, selagi masih belum kuat, mungkin sekali kami tidak akan pernah dapat muncul selama-lamanya di muka bumi.”

Christopher Columbus seorang penjelajah dan pedagang asal Italia, pernah mendarat di Cazigazgo (daerah Baracoa) pada tahun 1492. Itulah cikal-bakal Republik Kuba, yang terdiri dari pulau Kuba dan Isla de la Juventud serta beberapa kepulauan kecil.

Sekitar dua dekade kemudian, pada tahun 1511, Diego Velázquez de Cuéllar memimpin invasi Spanyol, menaklukkan suku Taíno dan Siboney sebagai pribumi di tanah Kuba.

Sejak itu Kuba menjadi koloni Spanyol. Maka, Diego Velázquez de Cuéllar menjabat sebagai Gubernur Kuba untuk Spanyol. Ia pun membangun sebuah vila di Baracoa, yang menjadi ibu kota pertama pulau itu.

Pada tahun 1895 José Martí kembali ke Kuba bersama para pemberontak lainnya yang pernah dibuang pemerintah kolonial Spanyol. Sejak itulah revolusi kemerdekaan Kuba bergulir hingga tahun 1898. Revolusi berhasil menguasai sebagian besar daerah pedesaan dan sejumlah kota.

Kuba mendapat dukungan politik dari Amerika Serikat melalui Perang Spanyol-Amerika sejak 25 April hingga 12 Agustus 1898. Namun Kuba baru mendapatkan kemerdekaannya pada 1902, itupun dibatasi oleh Amendemen Platt. Amendemen ini menjadikan hubungan Kuba didominasi Amerika Serikat.

Sebagai presiden pertama, terpilih Tomás Estrada Palma yang menjabat antara tahun 1902 hingga 1906.

Ketika Kuba dimpimpin Gerardo Machado (Presiden Kuba kelima), untuk masa jabatan 1925-1933, Fulgencio Batista memimpin Revolusi Sersan di tahun 1933.

Namun, Fulgencio Batista baru menduduki kursi Presiden pada tahun 1940-1944 sebagai Presiden kesembilan. Bautista kembali menjadi Presiden ke-12 pada periode 1952-1959.

Ketika Fulgencio Batista terhempas dari kekuasaan, sesungguhnya itu bukanlah kemenangan komunisme yang dipimpin Fidel Castro, tetapi karena rezim Bautista yang begitu busuk dihempaskan rakyat. Di saat-saat seperti itulah komunisme muncul dan diterima sebagai alternatif dengan menerapkan ilmu semangka.

Di tengah-tengah kaum nasionalis, dia mengaku-aku sebagai nasionalis. Di tengah-tengah kaum agamis, dia mengaku-aku agamis. Ketika kekuasaan sudah di tangan, nasionalis dan agamis disingkirkan.

Featured Post

Pantauan Tol Cikampek Arah Jakarta Padat Selasa Malam Karena Pengecekan SIKM

sreenshot video kompas Pantauan Tol Cikampek Arah Jakarta Padat Selasa Malam Karena Pengecekan SIKM KARAWANGPORTAL – Kepadatan kendaraa...