GUBERNUR DKI Guru Kasih Tugas Tidak Jelas, Catat Namanya dan Laporkan!!!

BREAKING NEWS

Advertisement

GUBERNUR DKI Guru Kasih Tugas Tidak Jelas, Catat Namanya dan Laporkan!!!

Tuesday, June 9, 2020

GUBERNUR DKI Guru Kasih Tugas Tidak Jelas, Catat Namanya dan Laporkan!!!
GUBERNUR DKI Guru Kasih Tugas Tidak Jelas, Catat Namanya dan Laporkan!!!
KARAWANGPORTAL - Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Riza Patria mengikuti pertemuan virtual bersama para orang tua murid. Pertemuan itu dimanfaatkan orang tua murid untuk menyampaikan keluh kesah selama mendampingi anak belajar dari rumah.

Sejumlah saran, masukan, dan keluhan disampaikan langsung ke Anies dalam rapat yang dihadiri semua jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Salah satu keluhan orang tua yaitu soal banyaknya tugas yang tak jelas diberikan guru ke murid.

Terkait itu, Anies mengatakan agar para orang tua aktif mengawal proses pendidikan anaknya dari rumah. Jika orang tua menemukan adanya penugasan yang tidak jelas atau tak wajar, orang tua bisa melapor ke Pemprov DKI.

“Ada ya guru yang ngasih tugas enggak jelas ya? Itu guru yang ngasih tugas enggak jelas, catat namanya, dan laporkan,” ungkap Anies, dalam video yang diunggah Youtube Pemprov DKI Jakarta.

Di samping itu, Anies mengimbau para orang tua agar memanfaatkan momen wabah untuk lebih meningkatkan lagi komunikasi dengan para guru.

Dengan anak belajar dari rumah, kata Anies, maka itu menjadi kesempatan orang tua untuk turut memantau anak, dan melakukan komunikasi intensif bersama para guru. Komunikasi itu termasuk untuk mengingatkan guru apabila memberikan yang dirasa tidak jelas atau terlalu menumpuk.

“Ini sebetulnya kesempatan untuk proses pembelajaran interaksi antara orang tua dengan guru. Dorong di hari-hari ke depan itu sebagai kesempatan untuk komunikasi lebih intensif,” ujar Anies.

“Seringkali guru memberi tugas, anaknya terbebani, orangtuanya ketika anak di sekolah orang tua tidak tahu betapa besarnya beban itu. Pas belajar di rumah, orang tua melihat dari dekat ternyata ini membebani, guru harus dapat feedback-nya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tahun ajaran baru dimulai 13 Juli mendatang. Namun, belum dipastikan apakah pembelajaran akan dilaksanakan di sekolah atau tetap di rumah.

Gubernur Anies Baswedan mengatakan, keputusan belajar di sekolah atau di rumah akan tergantung pada perkembangan situasi wabah virus corona di Jakarta.

“Regulasi kami di Pemprov tahun ajaran baru dimulai tanggal 13 Juli. Tapi belajar di sekolah atau di rumah tergantung kondisi wabah. Bila wabahnya sudah terkendali, anak-anak belajar di sekolah. Bila belum terkendali, anak-anak belajar di rumah,” ucap Anies @senayanpost

Featured Post

Pelaku Beberkan Peran Wanita SN yang Tawarkan Mahasiswi Diperkosa Bergilir

  KARAWANGPORTAL - Salah seorang tersangka pelaku pemerkosaan mahasiswi EA (23) secara bergilir di Kota Makassar, pria berinisial MF, mengu...