Proyek Jalan di Bekasi Batal, Anggaran Tersedot Covid-19

BREAKING NEWS

Advertisement

Proyek Jalan di Bekasi Batal, Anggaran Tersedot Covid-19

Wednesday, July 22, 2020

Proyek Jalan di Bekasi Batal, Anggaran Tersedot Covid-19
Proyek Jalan di Bekasi Batal, Anggaran Tersedot Covid-19
BEKASI - KARAWANGPORTAL - Pemerintah Kota Bekas batal melelang 120 proyek jalan tahun ini karena anggarannya dialihkan untuk penanggulangan bencana Covid-19.

“Sebagian dari kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan ternyata dilakukan refocusing, sehingga belum jadi dilaksanakan tahun ini,” kata Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Widayat Subroto.

Menurut dia, ada sekitar 120 kegiatan yang terkena pengalihan fokus anggaran ke penanggulangan Covid-19. Ia tak merinci nilai anggaran yang dialihkan tersebut. Tapi, menurut dia, ratusan proyek tersebut akan dilelang lagi pada tahun depan.

“Tertunda, kemungkinan tahun depan baru dilelang,” kata dia.

Ia mengatakan, ada tiga proyek perbaikan jalan yang tidak ditunda. Sebab, ketiga jalan tersebut mengalami kerusakan parah. Antara lain di Jalan HM Joyomartono, I Gusti Ngurah Rai dan Lingkar Utara di Bekasi Utara.

“Tiga jalan itu kondisinya kerusakan sudah memprihatinkan, kemudian mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan dan intensitas kendaraan,” kata Broto.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pemerintah terpaksa menyetop proyek strategis infrastuktur jalan akibat penerimaan pendapatan anjlok karena terdampak pandemi virus corona sejak Maret lalu.

“Sekarang di APBD itu nggak ada lagi kerjaan yang strategis, kecuali pemeliharaan,” katanya.

Menurut dia, pandemi Covid-19 berdampak pada penerimaan pendapatan daerah. Pajak daerah sempat anjlok selama tiga bulan sejak Maret lalu. Namun, sekarang berangsur pulih setelah sejumlah sektor usaha yang berpotensi menghasilkan pajak dibuka lagi dengan kebiasaan baru.

Featured Post

Digosipin Anunya Kecil ke Publik, ASN Laporkan Istri ke Polisi

KARAWANGPORTAL - H (48), seorang ASN yang bertugas sebagai kepala pasar di Kabupaten Probolinggo, melaporkan istrinya, P (46) ke Polres Pro...