8 Peristiwa Setelah Hari Kiamat Ini Faktanya

BREAKING NEWS

Advertisement

8 Peristiwa Setelah Hari Kiamat Ini Faktanya

Thursday, September 10, 2020

8 Peristiwa Setelah Hari Kiamat Ini Faktanya
8 Peristiwa Setelah Hari Kiamat Ini Faktanya
KARAWANGPORTAL - Percaya kepada hari penghabisan atau hari kiamat merupakan bagian dari Rukun Iman. Hari kiamat merupakan saat-saat ketika alam semesta beserta isinya hancur secara bersamaan.

Kedahsyatan hari kiamat dituangkan dalam Al-Qur’an dan hadits. Salah satunya, sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al-Hajj.

 “Hai manusia, bertakwalah kepada Rabbmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).” (Al-Qur’an Surat Al- Hajj (surat ke-22), ayat 1).

Setelah hari kiamat berlangsung, ada sederetan peristiwa yang akan terjadi.

Pertama, Yaumul Barzah.

Yaumul barzah disebut juga dengan alam barzah, yakni masa penantian manusia setelah meninggal dunia sebelum kemudian dibangkitkan kembali dari alam kubur. Sebagaimana firman Allah Ta’ala pada surat Al-Mu’minun, sebagai berikut:

“Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.” (Al-Qur’an Surat Al-Mu’minun [surat ke-23], ayat 100).

Di dalam alam barzah, manusia yang meninggal akan mendapat balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup. Bagi mereka yang banyak melakukan dosa yang berulang, akan merasakan siksa kubur yang menyakitkan. Sedangkan mereka yang senantiasa bertakwa dan melakukan amal shaleh insya Allah akan merasakan kenikmatan di alam barzah.

Kedua, Yaumul Ba’as.

Yaumul Ba’as merupakan hari dibangkitkannya seluruh umat manusia dari alam kubur. Keadaan manusia pada saat itu sangat beragam, tergantung pada amal perbuatannya selama di dunia.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (Al-Qur’an Surat Al- Hajj [surat ke-22], ayat 7).

Ketiga, Yaumul Mahsyar.

Setelah dibangkitkan, kemudian manusia dikumpulkan seluruhnya di Padang Mahsyar untuk diadili oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan seadil-adilnya.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka.” (Al-Qur’an Surat Al-Kahf [surat ke-18], ayat 47).

Keempat, Yaumul Hisab.

Yaumul hisab merupakan hari perhitungan terhadap seluruh amal perbuatan baik dan buruk umat manusia. Tidak ada sekecil perbuatan pun yang luput dari catatan malaikat Allah subhanahu wa ta’ala.

Oleh karena itu, bagi mereka yang mendapatkan hikmah beriman kepada malaikat maka akan senantiasa menjaga sikap dan perilakunya agar tidak menyimpang dari syari’at Islam.

Allah Ta’ala berfirman, “Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.” (Al-Qur’an Surat Al-Mu’min [surat ke-40] ayat 17).

Kelima, Yaumul Mizan.

Yaumul mizan yaitu hari penimbangan seluruh amal baik dan buruk manusia selama hidupnya. Apabila amal baiknya lebih berat daripada amal buruknya, maka insya Allah ia akan dimasukkan ke dalam surga-Nya. Namun, apabila amal buruknya yang lebih berat daripada amal baiknya, maka ia akan mendapatkan balasan berupa siksa neraka, naudzubillah.

Allah Ta’ala berfirman, “Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” (Al-Qur’an Surat -Anbiya [surat ke-21] ayat 47).

Keenam, Sirat.

Sirat merupakan jalan penentu dari setiap manusia setelah amal buruknya dihitung dan ditimbang. Pada tahap ini telah dapat ditentukan apakah manusia akan dimasukkan ke dalam surga atau neraka.

Ketujuh, Syafaat.

Syafaat ialah pertolongan dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk hamba-hamba-Nya yang selama hidupnya beriman, Islam, bertakwa dan selalu memperbanyak amal baik.

Kedelapan, Surga dan Neraka.

Surga dan Neraka merupakan tempat balasan bagi umat manusia. Surga merupakan balasan bagi hamba Allah yang beriman dan shaleh-shalehah serta mendapatkan ridho-Nya. Neraka merupakan balasan bagi umat manusia yang selama hidupnya banyak berbuat dosa dan mengingkari kewajibannya terhadap Allah subahanahu wa ta’ala


Featured Post

Pelaku Beberkan Peran Wanita SN yang Tawarkan Mahasiswi Diperkosa Bergilir

  KARAWANGPORTAL - Salah seorang tersangka pelaku pemerkosaan mahasiswi EA (23) secara bergilir di Kota Makassar, pria berinisial MF, mengu...