Notification

×

Iklan

Iklan

Ritual Buang Sial Di Gunung Sanggabuana Kuncen Bukan Warga Karawang

Friday, October 29, 2021 | 09:16 WIB Last Updated 2021-10-29T02:16:55Z
Ritual Buang Sial Di Gunung Sanggabuana Kuncen Bukan Warga Karawang
Ritual Buang Sial Di Gunung Sanggabuana Kuncen Bukan Warga Karawang

 

KARAWANGPORTAL - Karawang, Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan ritual buang sial di Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat. Pasalnya, warga yang berziarah di lokasi itu disyaratkan untuk membuang celana dalam mereka sebagai simbol buang sial. 

Selain itu, pemungutan tarif masuk lokasi ritual diduga dilakukan oleh oknum yang bukan berasal dari warga setempat. 

Dikutip dari Kompas.com, ritual buang sial di Pegunungan Sanggabuana diduga dipasangi tarif oleh kuncen yang bukan berasal dari warga Karawang. Menurut Ketua Ekspedisi Flora dan Fauna Pegunungan Sanggabuana Bernard T. 

Wahyu, timnya pernah melakukan penjelajahan di tempat wisata tersebut dan menemukan sejumlah fakta. Pertama, ia menemukan empat mata air yang digunakan untuk ritual, yaitu mata air Pancuran Mas, Pancuran Kejayaan, Pancuran Kahuripan, dan Pancuran Sumur Tujuh. 

Kedua, ditemukan pula sebanyak 14 makam kuno yang menjadi tujuan ziarah para pengunjung. Namun Bernard menyebut, kini mulai muncul makam-makam baru yang perlu dikaji lebih dalam dari segi sejarah dan budaya. 

Ia mengatakan, sebelumnya warga lokal dan pegiat Sanggabuana pernah membongkar makam tersebut, namun seiring berjalannya waktu muncul kembali. Fakta ketiga adalah munculnya oknum yang mengaku sebagai kuncen, namun nyatanya bukan berasal dari warga sekitar. 

Dari keterangan warga, kuncen asli di tempat wisata tersebut sudah tidak ada setelah makam-makam itu dibongkar. "Setelah pembongkaran, beberapa tahun kemudian, banyak lagi bermunculan orang yang mengaku kuncen tapi bukan asli warga Tegalwaru (Karawang), kebanyakan pendatang dari wilayah lain,” terang warga. (Tribun-Video.com/Kompas.com)

×
Berita Terbaru Update