Notification

×

Iklan

Iklan

>

Gubernur DKI Anies Baswedan Pastikan Kendala Online PPDB Sudah Teratasi

Tuesday, June 8, 2021 | Tuesday, June 08, 2021 WIB Last Updated 2021-06-08T11:56:23Z

karawangportal
Gubernur DKI Anies Baswedan Pastikan Kendala Online PPDB Sudah Teratasi

KARAWANGPORTAL - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gerak cepat (gercep) dan memastikan kesulitan dalam pengajuan akun saat pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 sudah bisa teratasi dan sudah bisa diakses.

"Jadi sempat ada gangguan aplikasi dan sinkronisasi data. Tapi alhamdulillah gangguan itu sudah beres, sudah selesai masalahnya. Warga sekarang sudah bisa melakukan pendaftaran akun untuk PPDB," kata Anies dalam konferensi pers di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (8/6) dikutip dari ANTARA.

Anies menjelaskan masalah itu disebabkan karena tahun ini pihaknya melakukan "upgrade" sistem PPDB daring menjadi lebih dinamis dan seketika (real time) dengan tujuan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Hal ini dikarenakan dari pengalaman PPDB tahun-tahun sebelumnya, seringkali ketika memasukkan data ternyata ada kekeliruan, dan diharapkan dengan sistem baru ini hal tersebut dapat diatasi.

"Kalau dulu tidak, sekarang dilakukan menjadi 'real time' dan dinamis. Nah, 'real time' dan dinamis itu, kemudian menimbulkan 'stress' terhadap sistem ketika digunakan secara bersamaan. Tetapi ini kemudian langsung dikoreksi dan sekarang sudah bisa berjalan dengan baik," ujar Anies.

"Jadi, tujuan upgrade-nya adalah membuat warga lebih mudah, karena seringkali ketika misalnya memasukkan umur, ternyata salah, masukan tanggal salah, sekarang sistem koreksi dibuat lebih cepat," ucapnya.

Karena kendala tersebut, Anies menyebut pihaknya memperpanjang waktu pendaftaran PPDB daring hingga Jumat (11/6).

"Karena itu, apabila kemarin ada gangguan dari sistem kemudian tidak dapat digunakan sementara waktu maka waktu pendaftaran pun akan ditambahkan. Sehingga tidak ada yang kehilangan kesempatan, semua akan mendapat kesempatan yang sama," ujarnya.

Lebih lanjut menurut Anies, sampai tadi pagi pada saat sistem terkendala baru ada 70 ribu orang yang mendaftar pengajuan akun. Namun, setelah sistem diperbaiki, tercatat sudah ada sekitar 150 ribu pendaftar.

[ www.indozone.id]
×
Berita Terbaru Update