Notification

×

Iklan

Iklan

Mantan Kepala BIN: Kalau Diembargo Amerika, TNI Bisa Lumpuh

Thursday, August 12, 2021 | 08:56 WIB Last Updated 2021-08-12T01:56:52Z
Mantan Kepala BIN: Kalau Diembargo Amerika, TNI Bisa Lumpuh
Mantan Kepala BIN: Kalau Diembargo Amerika, TNI Bisa Lumpuh

 

KARAWANGPORTAL - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso, angkat bicara soal Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield 2021 yang melibatkan ribuan pasukan TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Amerika Serikat (United States Army). Latma Garuda Shield ke-15 yang digelar oleh TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat AS (US Army) kali ini adalah terbesar sepanjang sejarah. 

Total ada 5.428 personel TNI Angkatan darat dan US Army, yang terlibat dalam latihan besar-besaran di tiga tempat berbeda. 

Mantan Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (Wadanjen Kopassus) itu meyakini bahwa hubungan Amerika Serikat (AS) dan Indonesia yang selama ini sudah dekat akan semakin akrab. Dan itu akan mengurangi ambisi China untuk bersekutu dengan Indonesia. 

Selain itu Sutiyoso juga memberikan fakta bahwa militer Indonesia sangat tergantung dengan AS. Setelah tumbangnya Orde Lama, sejak masa Presiden Soeharto. Indonesia sangat mengandalkan alutsista dari AS. Termasuk pelatihan militer. 

Namun menurutnya itu bagus, karena dengan demikian. China juga tidak akan bisa menekan Indonesia. Dan akan sangat merugikan jika Indonesia lebih memilih bersekutu dengan China dan meninggalkan AS. 

Karena itu bisa mengundang sanksi dam embargo dari Washington yang bisa bikin lumpuh alutsista TNI. “Enggak enak juga kalau kita dimusuhi Amerika, kita rugi luar biasa. Perlengkapan militer kita dari Amerika semua. 

Kalau kita diboikot spare part sudah mampus saja kita. Kesan itu mungkin sudah bisa kita eliminir, China juga tidak terlalu bisa menekan kita, karena kita punya teman namanya Amerika,” ucap Sutiyoso seperti dikutip dari viva.co.id 

Perlu diketahui, saat ini China berada di posisi ketiga sebagai negara yang memiliki kekuatan militer ketiga terbesar di dunia. 

Namun China punya personel tentara aktif terbesar di dunia dengan jumlah 2,1juta personel, lebih banyak dibandingkan Rusia (Rangking 2) yang personel militer aktifnya hanya 1,1juta jiwa. AS sendiri yang nomer 1, personel aktifnya hanya 1,4juta tentara.

Sumber : Militermeter

 

×
Berita Terbaru Update